Sabtu, 15 Juni 2013
Perencanaan Baik Untuk Kamar Mandi Yang Nyaman
Ada baiknya Anda merencanakan seluruh proses membuat kamar mandi dengan seksama. Ini perlu, karena sangat terkait kenyamanan dan seluruh elemen yang berperan penting dalam mengakomodasi aktivitas dalam ruang.
Sebelum Anda menjebol dinding, memasang ubin atau membeli sesuatu, Anda perlu merencanakan kamar mandi di kertas dengan menggunakan grafik berskala. Hal ini akan memecahkan masalah yang berpotensi muncul, misalnya ketika Anda membeli bath tub yang terlalu besar untuk ruangan kamar mandi Anda. Atau, menghindari kemungkinan ternyata Anda tidak bisa membuka pintu kamar mandi ketika semuanya telah terpasang.
Nah, bagaimana sebaiknya merencanakan rancangan kamar mandi Anda? Anda bisa memulainya dengan mengukur semua dinding kamar mandi. Pindahkan semua dimensi pada selembar kertas grafik, lalu bekerjalah dengan skala.
Bila Anda telah menggambarkan garis bentuk kamar mandi yang menggambarkan bentuk dan ukurannya, tandai perlengkapan dalam ruangan yang tidak dapat dipindahkan, seperti jendela dan pintu. Namun, ingatlah untuk menambahkan ruang untuk membuka pintu. Selain, penting juga mempertimbangkan apakah pintu dapat ditata ulang sehingga dapat dibuka dengan arah sebaliknya dan memberikan sedikit tambahan ruang.
Tandai jalur pipa dan listrik, termasuk layout pipa air, saluran pembuangan, ventilasi, kabel dan tombol lampu. Pun, tandai langit-langit yang landai bila perlu.
Tentukan layout ideal untuk semua perlengkapan Anda. Pabrik biasanya menyertakan dimensi produk mereka di brosur sehingga Anda dapat merencanakan semua perlengkapan dengan tepat sesuai ukurannya masing-masing. Pastikan Anda memberikan ruang cukup untuk bergerak bebas. Juga ruang Anda bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Cobalah beberapa konfigurasi sebelum menyelesaikan perencanaan Anda.
Tandai perlengkapan tambahan, misalnya rel handuk, tempat penyimpanan, tempat tisu, rak dan benda-benda permanen lain. Pastikan Anda memberikan cukup ruang di sekitar lemari dan tempat rias agar pintu dan laci dapat terbuka secara sempurna. Selain itu, pastikan ada tempat yang memadai di dekat wastafel dan bak mandi untuk sabun, sikat gigi, sampo, sabun cair dan toiletries lain.
Pikirkan pergerakan Anda di sekitar ruangan. Tanyakan pada diri Anda apakah semuanya diletakkan untuk kenyamanan Anda? Apakah ruangan mudah dan nyaman digunakan? Apakah aman? Apakah akan cocok untuk semua anggota keluarga?
Jangan lupa, walaupun kamar mandi luas merupakan suatu kemewahan, Anda tetap harus membuat perencanaan sebanyak bila kamar mandi Anda lebih kecil.
Arti Dari Town House
Keamanan menjadi salah satu pertimbangan utama orang saat memilih hunian. Makanya, banyak orang yang jatuh hati pada town house atau rumah bandar yang menawarkan konsep satu pintu gerbang plus petugas jaga 24 jam.
"Ini yang menjadi satu dari banyak kelebihan town house," kata Tony Eddy, Presdir Tony Eddy & Associates.
Lalu, apa sih town house itu? Town house sejatinya merupakan kompleks kecil yang berisi rumah-rumah yang dibangun secara berderet. Jumlah rumahnya terbatas, tidak sebanyak kompleks perumahan biasa. Paling banyak hanya 30 unit. Lingkungan town house juga tertutup alias berupa Muster.
Biasanya, town house memiliki fasilitas bersama, seperti kolam renang, club house, serta ruang terbuka. Karena itu, banyak yang menyebut jenis hunian tersebut dengan sebutan separuh apartemen, separuh rumah.
Tapi, jangan terlalu terpaku dengan definisi itu. Sebab, belakangan ini makin banyak proyek yang menggunakan nama town house. Padahal kalau ditilik konsepnya berbeda dengan rumah bandar yang sebenarnya. Misalnya, ada yang membangun 100 unit rumah dan menyebut proyek tersebut sebagai town house. Akhirnya, pengertian town house menjadi rancu.
Di Indonesia, tren town house mulai berkembang sejak pertengahan 1990-an. Waktu itu, kompleks kecil tersebut lebih membidik pasar ekspatriat. Karenanya, sebagian rumah-rumah di town house kemudian disewakan kepada para pekerja berkewarganegaraan asing.
Istilah town house sebetulnya diadopsi dari Amerika Serikat. Di sana, rumah bandar dikenal dengan sebutan row house. Tapi, akhirnya diganti menjadi town house untuk kepentingan promosi. Cuma, proyek di Indonesia belum meniru seutuhnya konsep dari Negeri Paman Sam itu, di mana penghuni memiliki ruang parkir di bawah hunian.
Kawasan selatan Jakarta menjadi salah satu tempat favorit pengembang membangun town house. Soalnya, daerah tersebut mempunyai nilai jual tinggi. Bahkan, sebagian kalangan menilai tinggal di selatan Jakarta memiliki prestise yang lebih dibandingkan wilayah lain. Tidak heran, town house banyak bermunculan di selatan Jakarta.
"Ini yang menjadi satu dari banyak kelebihan town house," kata Tony Eddy, Presdir Tony Eddy & Associates.
Lalu, apa sih town house itu? Town house sejatinya merupakan kompleks kecil yang berisi rumah-rumah yang dibangun secara berderet. Jumlah rumahnya terbatas, tidak sebanyak kompleks perumahan biasa. Paling banyak hanya 30 unit. Lingkungan town house juga tertutup alias berupa Muster.
Biasanya, town house memiliki fasilitas bersama, seperti kolam renang, club house, serta ruang terbuka. Karena itu, banyak yang menyebut jenis hunian tersebut dengan sebutan separuh apartemen, separuh rumah.
Tapi, jangan terlalu terpaku dengan definisi itu. Sebab, belakangan ini makin banyak proyek yang menggunakan nama town house. Padahal kalau ditilik konsepnya berbeda dengan rumah bandar yang sebenarnya. Misalnya, ada yang membangun 100 unit rumah dan menyebut proyek tersebut sebagai town house. Akhirnya, pengertian town house menjadi rancu.
Di Indonesia, tren town house mulai berkembang sejak pertengahan 1990-an. Waktu itu, kompleks kecil tersebut lebih membidik pasar ekspatriat. Karenanya, sebagian rumah-rumah di town house kemudian disewakan kepada para pekerja berkewarganegaraan asing.
Istilah town house sebetulnya diadopsi dari Amerika Serikat. Di sana, rumah bandar dikenal dengan sebutan row house. Tapi, akhirnya diganti menjadi town house untuk kepentingan promosi. Cuma, proyek di Indonesia belum meniru seutuhnya konsep dari Negeri Paman Sam itu, di mana penghuni memiliki ruang parkir di bawah hunian.
Kawasan selatan Jakarta menjadi salah satu tempat favorit pengembang membangun town house. Soalnya, daerah tersebut mempunyai nilai jual tinggi. Bahkan, sebagian kalangan menilai tinggal di selatan Jakarta memiliki prestise yang lebih dibandingkan wilayah lain. Tidak heran, town house banyak bermunculan di selatan Jakarta.
Bedanya "Town House" Di Sini dan Mancanegara
Apa definisi town house atau “Rumah Bandar”? Masyarakat umumnya
memahami rumah bandar sebagai komplek perumahan kecil yang eksklusif
dan berharga mahal.
Benarkah demikian? Dari survey Tabloid RUMAH, kebanyakan rumah bandar yang ditawarkan di Jakarta dan sekitarnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
- Lokasinya di dalam kota.
- Dalam satu komplek jumlah total unitnya hanya 10—30, dengan luas area umumnya di bawah 5000 m2.
- Bentuk rumah bertingkat (biasanya 2 atau 3 lantai).
- Struktur rumah biasanya berdiri sendiri, bukan kopel.
- Tersedia fasilitas sosial dan fasilitas umum untuk digunakan bersama.
- Sebagian besar dipasarkan dengan sistem penjualan, bukan sewa.
Ciri-ciri inilah yang membangun definisi rumah bandar di Indonesia. Definisi ini sedikit berbeda dengan pengertian town house di luar negeri. Di Eropa dan Amerika, town house didefinisikan sebagai rumah tinggal yang dibangun berderet di mana dindingnya saling menempel antar unit rumahnya (kopel).
Lokasi town house umumnya di tengah kota dan si pemilik juga memiliki tanah di mana unit town house-nya berdiri. Jika status hunian dari bangunan seperti ini adalah sewa, maka namanya bukan lagi town house melainkan kondominium.
Masih di luar negeri, town house adalah alternatif rumah tinggal yang murah di tengah kota, jauh dari citra ekslusif, kecuali di beberapa tempat seperti New York dan Boston yang harga tanah di perkotaannya memang sangat tinggi. Jadi, bisa disimpulkan bahwa istilah town house yang dipakai di Indonesia sudah mengalami pergeseran dari makna aslinya.
Sejarah rumah bandar atau town house di Indonesia dimulai sejak era 80-an. Menurut Wijoyo Hendromartono (Arsitek), town house pertama dibangun di daerah Prapanca, Jakarta Selatan.
Rumah bandar ini ditujukan bagi kalangan ekspatriat yang kebetulan memang banyak bermukim di wilayah Jakarta Selatan. Sementara menurut Tulus Santoso (Ketua REI DKI) istilah town house mulai diperkenalkan kepada masyarakat Jakarta sekitar tahun 80-an, lewat tipe rumah yang ditawarkan oleh sejumlah pengembang real estate saat itu.
Benarkah demikian? Dari survey Tabloid RUMAH, kebanyakan rumah bandar yang ditawarkan di Jakarta dan sekitarnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
- Lokasinya di dalam kota.
- Dalam satu komplek jumlah total unitnya hanya 10—30, dengan luas area umumnya di bawah 5000 m2.
- Bentuk rumah bertingkat (biasanya 2 atau 3 lantai).
- Struktur rumah biasanya berdiri sendiri, bukan kopel.
- Tersedia fasilitas sosial dan fasilitas umum untuk digunakan bersama.
- Sebagian besar dipasarkan dengan sistem penjualan, bukan sewa.
Ciri-ciri inilah yang membangun definisi rumah bandar di Indonesia. Definisi ini sedikit berbeda dengan pengertian town house di luar negeri. Di Eropa dan Amerika, town house didefinisikan sebagai rumah tinggal yang dibangun berderet di mana dindingnya saling menempel antar unit rumahnya (kopel).
Lokasi town house umumnya di tengah kota dan si pemilik juga memiliki tanah di mana unit town house-nya berdiri. Jika status hunian dari bangunan seperti ini adalah sewa, maka namanya bukan lagi town house melainkan kondominium.
Masih di luar negeri, town house adalah alternatif rumah tinggal yang murah di tengah kota, jauh dari citra ekslusif, kecuali di beberapa tempat seperti New York dan Boston yang harga tanah di perkotaannya memang sangat tinggi. Jadi, bisa disimpulkan bahwa istilah town house yang dipakai di Indonesia sudah mengalami pergeseran dari makna aslinya.
Sejarah rumah bandar atau town house di Indonesia dimulai sejak era 80-an. Menurut Wijoyo Hendromartono (Arsitek), town house pertama dibangun di daerah Prapanca, Jakarta Selatan.
Rumah bandar ini ditujukan bagi kalangan ekspatriat yang kebetulan memang banyak bermukim di wilayah Jakarta Selatan. Sementara menurut Tulus Santoso (Ketua REI DKI) istilah town house mulai diperkenalkan kepada masyarakat Jakarta sekitar tahun 80-an, lewat tipe rumah yang ditawarkan oleh sejumlah pengembang real estate saat itu.
Kamis, 06 Juni 2013
Mengecat Tembok Luar Rumah
Untuk membuat dinding eksterior terlihat indah dan juga tahan lama,
Anda perlu memberi lapisan cat khusus untuk eksterior. Nah, bagaimana
untuk mendapatkan hasil pengecatan eksterior yang maksimal? Di bawah ini
tipsnya:
- Jangan lupa singkirkan lapisan cat-cat lama dengan mengelupasnya menggunakan paint scrapper atau pengelupas cat, putty knife atau pisau dempul, atau sikat kawat (wire brush).
- Tak perlu mengelupas semua lapisan cat lama yang menempel di dinding, karena yang perlu Anda kelupas hanya cat yang sudah tak menempel dengan baik atau permukaan yang tak terlihat rata.
- Selama pengelupasan dianjurkan untuk menggunakan masker karena khawatir adanya kandungan logam berat berbahaya dalam cat, seperti timbal misalnya, masuk ke paru-paru atau saluran perncernaan dan membahayakan kesehatan Anda.
- Untuk permukaan eksterior kayu, idealnya Anda menggunakan cat pelapis anti noda. Hal ini diperlukan untuk mencegah timbulnya titik-titik noda dan mencegah kelembaban pada kayu yang dapat menimbulkan kumpulan getah, jamur dan lumut.
- Untuk menutupi dan meratakan retak rambut pada dinding bisa menggunakan lapisan dempul yang dibiarkan terlebih dulu sampai mengering sebelum bisa dicat.
- Sebaiknya gunakan dua kali lapisan cat berkualitas tinggi, seperti cat latex yang memang khusus untuk eksterior. Hal ini dilakukan untuk hasil cat yang bagus, tahan serangan cuaca dan tahan lama.
Jangan pernah mencoba menghemat uang dengan memilih cat berkualitas buruk jika tidak mau Anda kecewa dengan hasil jadinya.
Mendesain Ruang Tamu
Desain minimalis bisa dijadikan ide untuk mendesain ruang tamu. Dengan
gaya minimalis, ruang tamu akan terkesan lebih simpel namun elegan.
Cobalah terapkan paduan warna coklat dengan kombinasi aksen merah untuk
suasana yang lebih menarik.
Elemen pembentuk ruang mulai dari bagian lantai, seluruh sisi dinding,
dan plafond balut menggunakan paduan warna coklat muda. Warna ini
memberi kesan ketenangan, coklat muda juga tak membuat ruangan terlihat
gelap. Padukan coklat tua lewat keberadaan sofa dan arm chair simpel untuk nuansa minimalis yang salaras.
Pada coffee table dapat kembali dipilih warna coklat muda dari
material kayu dengan desain persegi panjang tanpa banyak detil serta
pada keberadaan aksesoris vas. Untuk meredam kesan ruangan yang kaku,
aksen warna merah bisa Anda hadirkan yaitu pada ornamen karpet yang
dihamparkan di lantai. Wah, ruang tamu minimalis Andapun tampak lebih
“hidup”.
Untuk menunjang tampilan ruang tamu minimalis, Anda bisa tempel lukisan
abstrak di dinding. Ruang tamu minimalis yang menarik terkesan mencuri
perhatian dan memberi sentuhan yang nyaman serta rasa betah. Ruang tamu
pas dijadikan sebagai area untuk menyambut kerabat atau teman yang
berkunjung ke rumah Anda.
Konsep interior minimalis mengutamakan kesan yang simpel. Desain
minimalis lebih fungsional dan memiliki tampilan yang elegan serta
modern. Gaya ini banyak diminati oleh mereka yang senang akan segala hal
yang praktis dan memaksimalkan fungsi ruangan.
Menyiasati Rumah Tusuk Sate Menjadi Lebih Baik
Banyak orang yang menghindari rumah dengan posisi "tusuk sate". Feng shui atau hanya struktur posisi menjadi alasannya. Namun, sebenarnya rumah dengan posisi ini juga memiliki berbagai kelebihan.
Banyak pengembang perumahan merasa kesulitan untuk menjual rumah di posisi tanah yang seperti ini. Namun, jangan khawatir, bagi Anda yang memiliki rumah dengan posisi "tusuk sate", banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat posisi ini menjadi lebih baik. Dilihat dari posisi tanah, rumah yang berada di lahan "tusuk sate", biasanya berada tepat di depan jalan yang tegak lurus.
Salah satu risiko rumah dengan posisi ini adalah kendaraan yang melaju di depannya bisa menerobos langsung, sehingga membahayakan penghuninya. Selain itu, angin bisa leluasa masuk ke dalam rumah tanpa halangan dan membawa debu. Belum lagi sorot mobil pada malam hari yang sinarnya bisa menyorot langsung ke dalam rumah.
"Rumah 'tusuk sate' kalau dilihat secara feng shui memang ada unsur negatifnya. Namun, di dunia arsitektur, sebenarnya rumah 'tusuk sate' mempunyai kelebihan yang bisa dimanfaatkan untuk kenyamanan penghuninya. Misalkan angin yang besar bisa memberikan keuntungan untuk sirkulasi yang alami di dalam rumah," tutur arsitek Rizky Artando.
Supaya "rumah tusuk sate" terlihat lebih nyaman, ada baiknya Anda membuat taman di depan dengan layout ruang yang cukup memadai sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal.
"Traffic kendaraan di rumah ‘tusuk sate’ cenderung lebih sedikit, ini menjadikan rumah 'tusuk sate' tidak sebising rumah di area lainnya. Selain itu, rumah 'tusuk sate' juga bisa terlihat dari segala arah, jadi menguntungkan bila membuka kegiatan usaha," kata Rizky.
Lahan "tusuk sate" bisa Anda siasati dengan desain bangunan yang baik. Di antaranya menempatkan area servis di bagian lahan yang menghadap jalan. Misalnya membuat carport, area servis, gudang, dan lain-lainnya. Pintu masuk utama juga bisa Anda geser sehingga rumah terhindar dari debu langsung dan pintu utama pun tidak langsung menghadap ke jalan. "Bagian pintu utama juga bisa dibuat menyamping antara sebelah kanan atau kiri. Jadi, menyampingkan posisi jalan," saran Rizky.
Di area depan, Anda juga bisa membuat taman yang asri dan rindang. Fungsi taman bisa dijadikan filter debu dan pelindung rumah dari bahaya mobil yang menerobos. Di area pagar pun bisa dibuat sedikit tinggi, misalkan Anda bisa menanam pohon atau tanaman yang lebih rapat sehingga membentuk pagar hidup. "Rumah 'tusuk sate' juga bisa menarik perhatian jika penataannya benar. Selain itu banyak memberikan keuntungan, biasanya luas tanah di rumah 'tusuk sate' memiliki luas yang sedikit lebih besar bila dibandingkan dengan rumah dengan posisi biasa," ucap Rizky.
Sementara, bila dilihat dengan kacamata feng shui, untuk mengakali rumah di lahan "tusuk sate", juga bisa menggunakan prinsip-prinsip feng shui. Prinsip dasarnya membuat desain rumah menjadi lebih nyaman dengan potensi kekurangan dan kelebihan lahan "tusuk sate". "Aliran angin yang cukup kencang diharapkan masuk ke dalam rumah secara perlahan. Tujuannya agar chi yang dibawa tidak rusak," kata Mauro Rahardjo, pendiri Feng Shui School Indonesia.
Anda bisa membuat konsep desain bangunan dengan tatanan massa dan ruang yang dapat memperlambat chi. Jadi, tidak langsung menuju pintu utama, agak sedikit dibelokkan. Tanah di rumah "tusuk sate" juga bisa ditinggikan sedikit, yaitu sekitar 1 sampai 1,5 meter.
"Orientasi masuk ke dalam rumah bisa dialihkan ke samping. Misalkan, jika lahan menghadap ke utara, sebaiknya pintu masuk utama dihadapkan ke arah barat atau timur. Bagian samping lahan juga harus dikosongkan agar pintu yang berorientasi ke samping ini memiliki jarak ruang kosong yang mencukupi," kata Mauro.
Desain Kamar Tidur Yang Nyaman
SIAPA yang tidak ingin mempunyai kamar
tidur yang cantik dan nyaman? Dalam menciptakan kamar tidur yang cantik
dan nyaman, Anda tidak hanya terpaku pada luas ruangan atau desain dan
pemilihan furnitur kamar tidur yang mahal. Asalkan Anda bisa memilih
ragam furnitur kamar yang menarik dan sesuai, Anda sudah bisa
mendapatkan kamar tidur yang nyaman.
Desain interior Ade Lesmana menuturkan langkah awal yang harus diperhatikan dalam mendesain kamar tidur adalah konsep. Apakah kamar tidur hanya dibuat untuk ruang beristirahat dan menghabiskan waktu luang, atau sekaligus untuk ruang bekerja.
"Pernak- pernik furnitur kamar tidur tidak perlu mahal, yang penting dapat memenuhi kebutuhan kamar tidur," imbuh Ade. Terkadang sering kali Anda terjebak dalam penggunaan furnitur kamar tidur yang terkesan memakan tempat di ruang kamar tidur. Kondisi ini menyebabkan Anda tidak leluasa bergerak karena kamar tidur terasa sesak.
Untuk menghindarinya, pemilihan furnitur kamar tidur harus dilakukan secara tepat. Caranya pilih furnitur yang penting-penting saja. Salah satu furnitur yang terpenting di dalam kamar adalah tempat tidur. Ada berbagai pilihan model tempat tidur yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan desain kamar tidur Anda.
Bila ruang tidur tidak terlalu besar dan hanya untuk satu orang bisa menggunakan jenis tempat tidur yang berukuran single, bentuk dari furnitur bisa disesuaikan dengan selera Anda. Bisa dengan menggunakan tiang penyangga atau dipan biasa.
"Untuk kamar tidur yang besar bisa menggunakan double bed. Tempat tidur yang digunakan berukuran kingyang terbuat dari kayu dengan lapis plastik imitasi. Bentuknya pun bisa dipilih dengan headboard tinggi atau yang rendah," kata Ade.
Desain interior Ade Lesmana menuturkan langkah awal yang harus diperhatikan dalam mendesain kamar tidur adalah konsep. Apakah kamar tidur hanya dibuat untuk ruang beristirahat dan menghabiskan waktu luang, atau sekaligus untuk ruang bekerja.
"Pernak- pernik furnitur kamar tidur tidak perlu mahal, yang penting dapat memenuhi kebutuhan kamar tidur," imbuh Ade. Terkadang sering kali Anda terjebak dalam penggunaan furnitur kamar tidur yang terkesan memakan tempat di ruang kamar tidur. Kondisi ini menyebabkan Anda tidak leluasa bergerak karena kamar tidur terasa sesak.
Untuk menghindarinya, pemilihan furnitur kamar tidur harus dilakukan secara tepat. Caranya pilih furnitur yang penting-penting saja. Salah satu furnitur yang terpenting di dalam kamar adalah tempat tidur. Ada berbagai pilihan model tempat tidur yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan desain kamar tidur Anda.
Bila ruang tidur tidak terlalu besar dan hanya untuk satu orang bisa menggunakan jenis tempat tidur yang berukuran single, bentuk dari furnitur bisa disesuaikan dengan selera Anda. Bisa dengan menggunakan tiang penyangga atau dipan biasa.
"Untuk kamar tidur yang besar bisa menggunakan double bed. Tempat tidur yang digunakan berukuran kingyang terbuat dari kayu dengan lapis plastik imitasi. Bentuknya pun bisa dipilih dengan headboard tinggi atau yang rendah," kata Ade.
Langganan:
Postingan (Atom)