Apa definisi town house atau “Rumah Bandar”? Masyarakat umumnya
memahami rumah bandar sebagai komplek perumahan kecil yang eksklusif
dan berharga mahal.
Benarkah demikian? Dari survey Tabloid RUMAH, kebanyakan rumah bandar yang ditawarkan di Jakarta dan sekitarnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
- Lokasinya di dalam kota.
- Dalam satu komplek jumlah total unitnya hanya 10—30, dengan luas area umumnya di bawah 5000 m2.
- Bentuk rumah bertingkat (biasanya 2 atau 3 lantai).
- Struktur rumah biasanya berdiri sendiri, bukan kopel.
- Tersedia fasilitas sosial dan fasilitas umum untuk digunakan bersama.
- Sebagian besar dipasarkan dengan sistem penjualan, bukan sewa.
Ciri-ciri inilah yang membangun definisi rumah bandar di Indonesia. Definisi ini sedikit berbeda dengan pengertian town house di luar negeri. Di Eropa dan Amerika, town house didefinisikan sebagai rumah tinggal yang dibangun berderet di mana dindingnya saling menempel antar unit rumahnya (kopel).
Lokasi town house umumnya di tengah kota dan si pemilik juga memiliki tanah di mana unit town house-nya berdiri. Jika status hunian dari bangunan seperti ini adalah sewa, maka namanya bukan lagi town house melainkan kondominium.
Masih di luar negeri, town house
adalah alternatif rumah tinggal yang murah di tengah kota, jauh dari
citra ekslusif, kecuali di beberapa tempat seperti New York dan Boston
yang harga tanah di perkotaannya memang sangat tinggi. Jadi, bisa
disimpulkan bahwa istilah town house yang dipakai di Indonesia sudah mengalami pergeseran dari makna aslinya.
Sejarah rumah bandar atau town house di Indonesia dimulai sejak era 80-an. Menurut Wijoyo Hendromartono (Arsitek), town house pertama dibangun di daerah Prapanca, Jakarta Selatan.
Rumah
bandar ini ditujukan bagi kalangan ekspatriat yang kebetulan memang
banyak bermukim di wilayah Jakarta Selatan. Sementara menurut Tulus
Santoso (Ketua REI DKI) istilah town house mulai diperkenalkan
kepada masyarakat Jakarta sekitar tahun 80-an, lewat tipe rumah yang
ditawarkan oleh sejumlah pengembang real estate saat itu.
Tampilkan postingan dengan label real estate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label real estate. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 Juni 2013
Selasa, 27 November 2012
Investasi Paling Menjanjikan di Tahun 2013
Kebijakan Bank Indonesia memotong suku bunga acuan sampai level terendah pada Bulan November 2011 akan menjadi pendorong bisnis properti di indonesia. Dengan suku bunga cuma enam persen, banyak yang memprediksi pasar properti di tanah air adalah investasi paling menguntungkan tahun 2013 ini.
Investasi menguntungkan tersebut, di negara kita memang kian menarik.
Pengamat property bernama Panangian Simanungkalit menyatakan, investasi
properti di indonesia merupakan satu-satunya yang paling menguntungkan
di dunia. Berikut alasannya
1. Pemerintah semakin kesulitan menyediakan rumah untuk keluarga
kelas menengah ke bawah. Permintaan rumah mencapai 900.000 unit per
tahun, sedangkan hunian yang tersedia hanya 80.000 unit dalam setahun.
2. Masih ada 14.000.000 dari 61.000.000 keluarga di negara kita yang belum mempunyai rumah.
3. Semua segmen pasar properti di tanah Air terbuka luas sebagai
investasi, termasuk pasar kelas paling bawah. Sedangkan di luar negeri,
bisnis properti untuk pasar kelas menengah ke bawah tertutup untuk
pengembang dan investor. Dikarenakan pasokan properti kelas menengah ke
bawah dikendalikan oleh pemerintah negara masing-masing.
Di tahun 2011 lalu, pertumbuhan properti tercatat grafiknya cukup
tinggi. Baik permintaan maupun pertumbuhan harga di semua sektor
properti meningkat. Properti komersial dan kawasan industri mencetak
pertumbuhan penjualan tertinggi selama 2011. Pertumbuhan penjualan lahan
industri naik hampir tiga kali lipat. Sementara untuk properti sektor
komersial meningkat dua kali lipat. Kemudian penjualan residensial naik
sekitar 50%. Nah, kesimpulannya jangan sampai ketinggalan Investasi Menguntungkan ditahun 2013 ini ya?
Langganan:
Postingan (Atom)