Tampilkan postingan dengan label kebal inflasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebal inflasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 November 2012

Cara Tepat dan Menguntungkan Dalam Berinvestasi

Investasi properti semakin diminati karena memiliki banyak kelebihan. Investasi properti memiliki dua keuntungan sekaligus yang tidak dimiliki oleh sarana investasi atau tabungan lainnya, yaitu capital gain sekaligus cash flow. Keuntungan atau selisih kenaikan dari nilai investasi awal dengan nilai investasi awal sangat tinggi. Dalam satu tahun, kenaikan nilainya dapat mencapai 30% atau lebih.

Sedangkan jika Anda menabung di bank atau melakukan deposito dalam jumlah tertentu, kenaikannya sangat kecil, ditentukan oleh bunga yang tidak lebih dari 7% per tahun. Nilainya masih bisa di bawah inflasi dan kenaikan harga barang. Berinvestasi uang di bank, bisa dikatakan tidak memiliki capital gain. Karena itu, investor ulung tidak akan melakukan investasi dalam jenis tabungan atau deposito. Tetapi, ia akan memilih jenis investasi yang dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar, salah satunya ialah investasi di bidang properti.

Harga tanah tidak pernah turun sekalipun dalam kondisi krisis sekalipun, seperti pada tahun 1997. Begitu pula diikuti oleh bangunan yang berdiri di atasnya sebagai aset properti. Bahkan, bangunan tersebut bisa diperbaiki untuk dinaikkan lagi nilainya sesuai keinginan Anda. Misalnya dengan melakukan renovasi fisik, pengecatan, penambahan kamar, membangun carport, pemasangan CCTV, membuat taman, dan pasang teralis.

Uniknya lagi, investasi properti bisa mendapatkan untung langsung ketika Anda membelinya. Hal ini kerap terjadi ketika penjual properti membutuhkan uang cepat sehingga ia menjualnya di bawah nilai harga pasar. Jadi, jika ketika itu Anda hendak menjualnya kembali kepada orang lain, Anda telah mendapatkan keuntungan. Berbeda dengan investasi jenis lainnya yang harus menunggu beberapa bulan untuk memperoleh keuntungannya.

Keuntungan lainnya ialah Anda dapat memperoleh cash flow dari properti yang Anda miliki. Misalnya, jika properti Anda disewakan, dikontrakkan, dijadikan tempat kos, atau dijadikan tempat bisnis, properti seolah bekerja untuk mendapatkan penghasilan secara rutin untuk Anda. Cash flow inilah menjadi salah satu rahasianya para orang kaya. Karena mereka sangat pandai memutar uangnya sehingga terus tumbuh berkembang melalui instrumen investasi.

Cara cerdas untuk mendapatkan penghasilan yang besar adalah menggunakan uang untuk menghasilkan uang. Dan dalam bisnis property, hal ini dapat Anda laksanakan dengan baik dan aman tanpa mengkhawatirkan kerugian apa pun. Maka tunggu apa lagi? Segera mulai investasi property Anda sekarang juga. Klik disini untuk mengetahui invetasi property yang menjanjikan keuntungan.

Kamis, 08 November 2012

12 Alasan Mengapa Property Begitu Menguntungkan

www.thespring-residences.blogspot.com
Pertumbuhan properti di Indonesia menggembirakan. Hasil ini tak lain karena semakin banyaknya orang tertarik berinvestasi di bidang properti. Dibandingkan dengan sektor bidang lainnya, investasi properti dinilai aman dan stabil. Apalagi pasar properti Indonesia memiliki kekhasan tersendiri.

Dari sifat propertinya, investasi di bidang ini sangat "menggoda". Apa sajakah faktor yang "menggoda" itu? Mengutip tulisan pengamat properti Panangian Simanungkalit dalam bukunya "Rahasia Menjadi Miliarder Properti", ada 12 sifat properti yang membuat banyak orang memilih investasi ini. Yuk, disimak!
- Properti mengandung unsur keamanan yang kokoh, maka pilihlah secara bijak dan kelola dengan piawai
- Properti tidak akan menghilang
- Bila dipilih secara tepat, properti akan terus menghasilkan uang dari tahun ke tahun walau kondisi bisnis berubah-ubah
- Pemilik properti tidak akan tunduk pada manajemen orang lain
- Penghasilan dari properti yang dipilih secara tepat dipastikan berlanjut, stabil dan diikuti kenaikan nilainya
- Properti tidak likuid, karakter ini telah menghindarkan orang dari kerugian finansial
- Melekat rasa kepemilikan pribadi yang tidak didapati dari jenis investasi lain
- Jumlah properti terbatas, maka melekat fitur monopoli
- Properti memberikan penghasilan besar bila dipugar dan dikelola dengan baik
- Properti akan mengalami kenaikan nilai yang stabil bila diseleksi secara tepat
- Properti memenuhi kebutuhan manusia
- Properti selalu mendorong untuk memiliki tanah sebagai rumah, toko, dan kantor.

Tertarikkah Anda berinvestasi di properti?

(dikutip dari Kompas.com)

Investasi Property Yang Menjanjikan



www.thespring-residences.blogspot.com

Sekitar 50,5% masyarakat Indonesia condong membeli properti untuk kegunaan pribadi yaitu untuk tempat tinggal, kemudian sekitar 25,3% membeli properti untuk investasi dengan cara disewakan dan sekitar 24,2% membeli untuk dijual lagi. Berbeda dengan kecenderungan di negara tetangga Malaysia dan Singapura, di kedua negara ini mayoritas pembeli properti adalah untuk sarana investasi.

Demikian hasil survei yang dilansir dari iProperti Group, sebuah perusahaan jasa properti global. Di Malaysia misalnya, 31,1% pembeli properti untuk disewakan dan 28,2% untuk dijual kembali. Di Singapura, masyarakat pembeli properti dengan tujuan investasi lebih besar lagi, yakni 39,7% membeli untuk disewakan dan 26,1% untuk dijual kembali.

"Investasi properti belum menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia, berbeda dengan Singapura atau Hong Kong," ujar Shaun Di Gregorio, Chief Executive Officer (CEO) iProperti Group dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (24/2/2012) kemarin.


Erwin Karya MM, Head of Business Development Ray White Indonesia, sependapat dengan survei ini. Menurut perhitungannya, persentase masyarakat Indonesia yang membeli properti untuk investasi hanya 30%. Maklum, pembeli properti kebanyakan keluarga muda yang membeli rumah untuk pertama kali.
"Atau, keluarga matang yang naik kelas dan membeli rumah yang lebih baik," ujar Erwin. 

Menurut dia, investasi properti menguntungkan karena kebal inflasi, lantaran harga tanah naik terus. Ia menghitung, imbal hasil menjual properti rata-rata 20% per tahun. Sedangkan imbal hasil apartemen sewa di pusat bisnis sebesar 12%-17% per tahun, dan imbal hasil ruko per tahun sekitar 3%.

Nah, mau pilih yang mana?
www.viridia-townhouse.blogspot.com



(dikutip dari Kompas.com)